LATIHAN 1: RESENSI KARYA

 

Nama                   : Erlangga Bhayangkara Gultom

NPM                     : 210104180094

Kelas                    : MPM-B

Semester              : 6

Mata Kuliah          : Editing Media


1. Alasan menyukai film The Help (2011)

Film The Help yang diproduksi tahun 2011 merupakan film yang di sutradarai oleh Tate Taylor, yang merupakan hasil adaptasi dari buku Kathryn Stockett yang dirilis pada tahun 2009 dengan judul yang sama. Film ini mengisahkan pada saat era civil rights di Amerika Serikat pada tahun 1960-an di kota Jackson, Missisippi. Di masa itu, Amerika Serikat sedang ramai-ramainya membentuk gerakan diskriminasi terhadap warga negara yang mempunyai warna kulit yang ‘berbeda’.

Alasan pertama mengapa saya menyukai film ini adalah, meskipun The Help ini memiliki kisah yang mudah ditebak, dan cukup cliché. Tetapi film ini terasa berkesan sekali sampai-sampai saya nonton film ini sebanak 4 kali. Film ini memiliki cerita yang dapat membuat kita mengelus dada, karena film ini mengisahkan tentang perlakuan amoral terhadap para asisten rumah tangga tersebut. Emosi yang ada di film tersebut juga bisa kita rasakan. Adegan yang cukup heartwarming juga menjadikan The Help  merupakan film yang cukup menghibur tanpa harus memikirkan kisah yang rumit. Film ini juga di suguhkan dengan color grading yang cocok, enak dilihat, dan juga kita dapat merasakan suasana di tahun 1960-an tersebut.

Selain tertarik dengan ceritanya, alasan saya menyukai film ini karena adanya Emma Stone. Sebagai penggemar Emma Stone, rasanya kurang afdol jika tidak menonton film ini. Emma Stone bermain cukup baik di film ini dan ia cukup mendalami peran sebagai Eugenia ‘Skeeter’ Phelan.

 

 2. Taylor Swift: Folklore (2020)

            Folklore adalah album Taylor Swift yang dirilis pada 24 Juli 2020. Folklore menjadi album kejutan tanpa adanya promosi terlebih dahulu, albumnya diumumkan selang beberapa jam di media sosialnya sebelum rilis. Album ini berisikan 16 lagu yang ia ciptakan selama masa isolasi Covid-19.

Alasan mengapa saya menyukai album Folklore dari Taylor Swift adalah karena Folklore merupakan salah satu karya ikonik. Album ini sangat bagus. Taylor Swift berhasil menempatkan emosi pribadinya, emosi karakter yang dia nyanyikan dengan cara yang begitu mengagumkan. Taylor Swift juga menunjukan keahlian berceritanya melalui lagu dalam album ini. Folklore juga menyuguhkan lagu-lagu dengan lirik yang dalam.

Alasan selanjutnya karena saya ingin mencoba mendengarkan lagu dengan genre yang berbeda. Selama ini, saya hanya mendengarkan lagu dengan genre Pop, RnB, dan EDM. Dengan adanya Album Folklore ini, saya menjadi tertarik mendengarkan lagu yang bergenre Pop Folk, disini juga Taylor Swift membawakan Pop Folk dengan lembut. Taylor Swift banyak bermain gitar dan piano sebagai statement yang membawa kita kembali kepada era dimana Taylor baru terkenal sebagai penyanyi country.

 

3. The Queen’s Gambit (2020)

            The Queen’s Gambit merupakan sebuah Series Televisi yang diangkat dari novel yang ditulis oleh Walter Tevis dengan judul yang sama. The Queen’s Gambit mengisahkan tentang Elizabeth Harmon yang diperankan oleh Anya Taylor-Joy yang merupakan seorang anak yatim piatu yang dibesarkan di panti asuhan. Kisah yang diangkat disini adalah perjalanan Beth menjadi seorang pencatur perempuan terbaik. Ia juga berjuang melawan trauma yang dialaminya di masa lalu ketika ibunya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.

            Alasan pertama mengapa saya menyukai series The Queen’s Gambit, karena dalam series ini mampu membuat permainan catur yang membosankan menjadi drama yang inspiratif yang menarik. Hal lainnya adalah series ini menjadikan sebuah drama yang membuat saya merasakan emosi dengan karakternya. Sinematografi dan music score yang ada di series ini adalah salah satu yang terbaik, yang setara dengan kualitas bioskop untuk series Televisi, dan juga bagian CGI nya secara kreatif digunakan untuk menunjukan pikiran jeniusnya pada saat bekerja.

            Selanjutnya, akting Elizabeth Harmon yang diperankan oleh Anya Taylor-Joy selain parasnya yang cantik, ia juga tampil sangat luar biasa. Ia mampu menarik penonton dalam dunianya, pikirannya yang indah dengan sedemikian rupa menjadikan penonton dapat merasakan dan melihat pikirannya dengan jelas. Karakternya yang mesmerizing, yang menarik penonton di setiap episodenya

 

 

 

 

 




Comments